Palembang – Dalam upaya menyelaraskan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri kesehatan yang kian dinamis, Program Studi Pengawasan Epidemiologi Program Diploma Tiga, Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang menggelar kegiatan Workshop Penyusunan dan Peninjauan Kurikulum.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi sekaligus memperbarui muatan kurikulum agar tetap relevan dengan tantangan bidang epidemiologi di masa depan.
Pembukaan dan Arahan Strategis
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes Palembang, Ibu Diah Navianti, S.Pd., M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya fleksibilitas kurikulum dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan siap kerja.
“Kurikulum adalah jantung dari pendidikan. Peninjauan secara berkala memastikan bahwa mahasiswa kita mendapatkan ilmu yang aplikatif dan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan terbaru,” ujar Ibu Diah Navianti.
Sinergi Akademika
Workshop ini dihadiri langsung oleh pimpinan di lingkungan Jurusan Kesehatan Lingkungan, di antaranya:
- Ketua Jurusan Kesehatan Lingkungan: Bapak Dr. Pitri Noviadi, S.Pd, M.Kes.
- Ketua Program Studi Pengawasan Epidemiologi: Ibu Dr. Esti Sri Ananingsih, SKM, M.Kes.
Hadir pula jajaran dosen tetap dan tenaga kependidikan (tendik) yang turut memberikan kontribusi pemikiran dalam merumuskan struktur mata kuliah yang lebih komprehensif.
Fokus Peninjauan
Diskusi dalam workshop ini menitikberatkan pada beberapa poin utama, antara lain:
- Integrasi Teknologi: Memasukkan unsur digitalisasi dalam pengawasan data epidemiologi.
- Kebutuhan Lapangan: Menyesuaikan capaian pembelajaran dengan profil lulusan yang dibutuhkan oleh Dinas Kesehatan maupun lembaga riset.
- Standarisasi Mutu: Memastikan kurikulum memenuhi standar nasional pendidikan tinggi kesehatan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Prodi D3 Pengawasan Epidemiologi Poltekkes Kemenkes Palembang terus konsisten menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.







